Post Eid: Rantang Mini is back

Lontong Opor

After almost two fully months stopped from selling meal for lunch, I finally (re)opened my kitchen again last Friday. I didn’t mean to open it this Friday but some of my loyal customers simply can’t wait any longer.

They were the one who were so excited when Ramadhan ended. Means that I will open again for business.

To bring the festive Eid moment to their lunch table, I decided to make the iconic Eid meal: Lontong Sayur. Together with Opor Ayam (Chicken in coconut milk and herbs), Sambal Goreng Kentang Buncis (Spicy Fried Potato with Green Beans) and Tea Egg (Boiled Egg in Tea and Spices)

Ready to pack and go!

What do you think? Hungry already? Hehehehe.

Cerita Jajan (Halal) Rantang Mini di Osaka

Di Japan trip gw pertama kali bulan Maret 2016, gw memulai perjalanan di kota ini, kota Osaka. Kota bisnis yang tadinya gw pikir biasa aja. Waktu itu kami tiba malam hari di Apartemen sewaan, 1 malam hilang dan hari berikutnya gw habiskan untuk ke Minoo Park (highly recommended!!!) dan ke Osaka Castle. Lalu ketika pagi tiba, saat kita ingin menjelajah pusat kota, sang pemilik apartemen menawarkan untuk bawa semua bagasi kita dengan mobilnya ke Kyoto! Ya gw gak nolak lah…tiba-tiba langsung kepikiran ketempat lain dan mengorbankan Osaka.

Saat itu gw lebih memilih untuk ke Nara, ketimbang pusat kota Osaka. Nah, makin sering liat food blogger jalan dan jajan kesana, ada rasa iiihhh nyesel juga wkwkwk. Alhamdullilah, di lawatan gw yang kedua ini akhirnya gw fokus di Osaka aja dan milih menginap di Namba; pusat kulinernya Osaka!

Gw nginep di Holiday Inn Namba. Harga relatif untuk ukuran sebuah hotel kenamaan. Dibanding Tokyo dan Kyoto, Osaka termasuk yang paling murah. Cuma bukan itu yang jadi poin utamanya, tapi LOKASI!!

Jaraknya dengan jantung kuliner lokal dan pusat perbelanjaan yang cuma selemparan batu bikin hati berbunga-bunga. Nikmat banget! Kalau malam pun rasanya makin semangat karena semua lampu billboard menyala, orang-orang nongkrong sambil makan disekitaran Tombori river walk. Kata orang Belanda nih “Gezellig!”

Pilihan gw gak salah, hari pertama langsung nyari A Happy Pancake (LAGI!) karena gw pengen yang lain nyobain. Secara orang Belanda kan pancake mania nih, jadi mereka harus nyobain variasi pancake yang berbeda dengan yang biasa mereka makan. Apalagi tempat makannya cantik banget dan dapurnya terbuka, jadi bikin dining experience kita jadi hangat.

Japanese Souffle Pancake from A Happy Pancake in Milk Tea Sauce

Dan apa yang paling terkenal dari Osaka selain giant Glico man sign?Okonomiyaki! Telur dadar isi or people says it’s a Japanese savory pancake yang diisi seafood dan sayuran, pakai saus okonomiyaki dan Japanese mayonnaise. Diatasnya ditaburi katsuobushi; semacam abon atau irisan tipis dari ikan (bonito) gitu.

Make sure to dine in at Chibo Diversity Muslim Friendly Restaurant. Rekomendasi bintang 5 mah ini. Apalagi kalau mau coba makanan khas Osaka, Okonomiyaki, udah paling bener disini deh. Yang lucunya lagi, typical Indonesian banget kali ya, disini disediain Saos Sambel ABC juga hehehe.

Lokasinya masih di satu jalan dengan Little Osaka tadi. Jarak 500m lah kira-kira. Dan Namba itu truly the heart of Osaka dan wajib banget dikunjungi buat kamu semua yang akan atau sedang berada di Osaka.

Nah selain jajan ini, setelah sekian lama makan makanan Jepang terus. Perut dan lidah gak bisa bohong donk. Tetep nyari makanan Indonesia hahahaha. Alhamdullilah ada restaurant Indonesia dekat Namba dan menjual makanan pengobat rindu tentunya.

Cafe Bintang namanya. Nyarinya mesti pake google maps atau dijamin nyasar. Lokasinya ada didalam gedung gitu, jadi harus teliti dalam melihat sign board nama-nama toko atau restaurant. Restaurantnya halal tapi masih menjual alkohol. Ini standard sih di negara-negara minoritas Muslim. Kadang bingung juga, kayak orang lokal Jepang aja ada yang mau bikin fully halal menu, kenapa yang punya orang Indonesia malah ngga bikin ya. Padahal pasarnya kan udah ada dan besar pula.

Cus ketempat berikutnya. Mumpung lagi di Osaka dan nginep dikawasan Namba, gw tiap hari jalan disekitaran situ aja, karena areanya luas banget jadi gak bisa disambangi satu-satu dalam 1-2 hari. Alhamdullilah waktu mau nyari oleh-oleh, iseng masuk ke sebuah toko. Eeeh pas dijelajah satu-satu, tiba-tiba nemu Halal Section!

Alhamdullilah senangnya gak ketulungan. Nama tokonya Little Osaka, Omiyage Market. Google yaa. Ini lokasinya di Namba juga kok, deket billboard Meiji yang besar dan mencolok hehe. Nah ada satu jajanan yang enak banget, walau bukan di Halal Section tadi, tapi InsyaaAllah bahan bakunya aman, Kyoto Sweets namanya. Pudding matcha yang lembut dan rasa matcha-nya bombastis!!! Tapi jangan ambil yang rasa lain, karena kandungan bahan bakunya yang kurang aman. Lupa persisnya apa, makanya hanya ambil yang matcha aja.

Intinya, kalau mau jajan dan makan enak, Osaka udah kota yang paling oke menurut gw. Tokyo juga oke, oke banget malah, tapi harganya gak kuku! Nah yang paling bikin gw seneng lagi adalah harga SK II di Osaka lebih murah dibanding Tokyo atau Kyoto, don’t ask me why, tapi gw nyesek banget waktu lihat harga kosmetik papan atas itu di Osaka. Soalnya udah keburu beli di Kyoto duluan huhuhuhu.

Selamat jajan!

Wassalam,

Na’